Connect with us

Batam

BMKG: Musim Kemarau Rentan Kebakaran Di Kepri

Published

on

0 0
Read Time:4 Minute, 13 Second

WAJAHBATAM.ID – 15/3/2019 | Dilansir dari situs bmkg.go.id berdasarkan press release tanggal 6/3/2019 bahwa potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kepri sangat memungkinkan jika pemerintah dan masyarakat tidak mengantisipasi sedari dini. Disamping hal tersebut BMKG juga mengingatkan tinggi gelombang bisa mencapai 2 meter di perairan Natuna, Jum’at 15/3/219 (Red)

Musim kemarau yang dimulai pada awal bulan April 2019. Berdasarkan pantauan BMKG, hasil pemantauan perkembangan musim hujan hingga akhir Februari 2019 menunjukkan bahwa seluruh wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal dihadapan wartawan pada saat jumpa pers Prakiraan Musim Kemarau 2019 di Media Center BMKG 6/3/2019 lalu.

“El-Nino kategori Lemah, berlangsung di Samudera Pasifik Ekuator, Samudera Hindia dalam kondisi Netral. El-Nino kategori lemah ini ditandai oleh kondisi lebih panasnya suhu muka laut di wilayah Pasifik ekuator bagian tengah berada pada kisaran 0.5 – 1oC di atas normalnya sejak Oktober 2018 diikuti oleh melemahnya Sirkulasi Walker (Angin Pasat Samudera Pasifik Tropis) dari kondisi normalnya. Kondisi El-Nino lemah diprediksi bertahan hingga Juni – Juli 2019 dan berpeluang melemah hanya 50% setelah pertengahan tahun” tambah Herizal.

Beliau juga menambahkan bahwa tidak terdapat indikasi kejadian anomali iklim Samudera Hindia, IOD (Indian Ocean Dipole) dan diprediksi tetap dalam status netral hingga pertengahan tahun 2019.

Aktifnya El-Nino Lemah diperkirakan tidak akan berdampak signifikan terhadap Sirkulasi Monsun. Kajian historis pengaruh El-Nino Lemah terhadap curah hujan menunjukkan dampak yang tidak nyata terhadap sebaran curah hujan di Indonesia. Apalagi pada saat periode Maret-April-Mei, yang mana pada umumnya dampak El-Nino tidak seragam di Indonesia, sehingga dimungkinkan pula tidak memengaruhi peralihan musim hujan menuju musim kemarau.

Sementara itu, terkait awal musim kemarau 2019, Deputi Bidang Klimatologi BMKG juga menyampaikan bahwa datangnya musim kemarau berkaitan erat dengan peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi angin Timuran (Monsun Australia). Peralihan peredaran angin monsun itu akan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara pada Maret 2019, lalu wilayah Bali dan Jawa pada April 2019, kemudian sebagian wilayah Kalimantan dan Sulawesi pada Mei 2019 dan akhirnya Monsun Australia sepenuhnya dominan di wilayah Indonesia pada bulan Juni hingga Agustus 2019.

Mengingat El-Nino Lemah dan IOD tidak akan banyak memengaruhi peralihan musim kali ini, maka kondisi musim kemarau 2019 nanti diperkirakan akan lebih banyak dipengaruhi oleh kekuatan Monsun Australia dan gangguan cuaca berupa gelombang atmosfer tropis skala sub-musiman yaitu MJO (madden julian oscillation).

Dari total 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia, sebanyak 79 ZOM (23.1%) diprediksi akan mengawali musim kemarau pada bulan April 2019 yaitu di sebagian wilayah Nusa Tenggara, Bali dan Jawa. Wilayah-wilayah yang memasuki musim kemarau pada bulan Mei sebanyak 99 ZOM (28.9%) meliputi sebagian Bali, Jawa, Sumatera dan sebagian Sulawesi. Sementara itu 96 ZOM (28.1%) di Sumatera, Jawa, Sulawesi, Maluku dan Papua akan masuk awal musim kemaraunya di bulan Juni 2019.

Jika dibandingkan terhadap rerata klimatologis Curah Hujan Musim Kemarau (periode 1981-2010), kondisi Musim Kemarau 2019 diperkirakan NORMAL atau SAMA dengan rerata klimatologisnya pada 214 ZOM (62.6%), 82 ZOM (24%) akan mengalami kondisi kemarau BAWAH NORMAL (curah hujan musim kemarau lebih rendah dari rerata klimatologis) dan 46 ZOM (13.4%) akan mengalami kondisi ATAS NORMAL (lebih tinggi dari curah hujan reratanya).

BMKG mengingatkan masyarakat bahwa perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang akan mengalami musim kemarau lebih awal yaitu di sebagian wilayah NTT, NTB, Jawa Timur bagian Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat bagian tengah dan Selatan, Sebagian Lampung, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan dan Riau serta Kalimantan Timur dan Selatan.

Kewaspadaan dan antisipasi dini juga diperlukan untuk wilayah-wilayah yang diprediksi akan mengalami musim kemarau lebih kering dari normalnya yaitu di wilayah NTT, NTB, Bali, Jawa bagian Selatan dan Utara, Sebagian Sumatera, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Merauke.

Secara umum Puncak Musim Kemarau 2019 diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus – September 2019. Imbauan disampaikan kepada Institusi terkait, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat untuk waspada dan bersiap terhadap kemungkinan dampak musim kemarau terutama wilayah yang rentan terhadap bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan ketersediaan air bersih.

Dilain pihak, Deputi Bidang Meteorologi, Mulyono Rahadi Prabowo menyampaikan imbauan terkait cuaca sepekan ke depan. Beliau menyatakan bahwa potensi curah hujan tinggi masih akan terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Sedangkan terkait tinggi gelombang, beliau mengingatkan kapal-kapal yang melewati perairan barat Sumatera, wilayah Samudera Hindia di Selatan Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga wilayah perairan Laut Arafuru bagian Barat untuk meningkatkan kewaspadaan karena tinggi gelombang diperkirakan antara 2.5 meter – 4 meter.

Deputi Bidang Meteorologi juga menambahkan bahwa mengingat periode bulan Maret mulai memasuki periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, sehingga potensi hujan cukup rendah terutama di wilayah Pantai Timur Sumatera, utamanya wilayah Riau dan sekitarnya, maka perlu diwaspadai adanya peningkatan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Berdasarkan analisis Fire Danger Rating System (FDRS) tanggal 05 Maret 2019, dapat disampaikan, potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan masih cukup tinggi di wilayah Sumatera Utara bagian Timur, Riau bagian Timur, Kep. Riau, Jambi bagian Timur, Kep. Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sulawesi bagian Utara dan Maluku Utara.

Sumber: bmkg.go.id

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Advertisement
Click to comment

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Batam

SPRI Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik Berbasis Standar Kompetensi Kerja Khusus Wartawan

Published

on

0 0
Read Time:23 Second

WAJAHBATAM.ID – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan, kami akan melaksanakan program pelatihan jurnalistik berbasis Standar Kompetensi Kerja Khusus Wartawan.

Pelatihan yang dilaksanakan ini khusus untuk Skema Wartawan Muda Reporter. Setiap peserta yang mengikuti pelatihan ini akan diberi sertifikat kompetensi yg dapat digunakan sebagai salah satu syarat mengikuti SKW/UKW di LSP Pers Indonesia.

Peserta dapat mendaftarkan diri melalui link: https://wajahbatam.co.id/2021/10/16/lsp-selenggarakan-pelatihan-jurnalistik-berbasis-standar-kompetensi-kerja-khusus-wartawan/

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Melalui Sharing Session, BP Batam Paparkan Pengembangan Infrastruktur pada Berbagai Sektor di Pulau Batam

Published

on

0 0
Read Time:3 Minute, 3 Second

Wajah atamid – BP161 | Badan Pengusahaan Batam (BP) Batam melalui Bagian Hubungan antar Lembaga dan Promosi Kantor Perwakilan BP Batam menggelar kegiatan sosialisasi dengan tema “Pengembangan Infrastruktur Kawasan dan Destinasi Wisata di Batam” di Hotel Neo Green Savana, Bogor,Jawa Barat, pada Kamis, (14/10/2021). Sosialisasi ini untuk memberikan informasi terkini mengenai pembangunan serta pengembangan berbagai macam infrastruktur baik utama, maupun pendukung dalam menunjang kegiatan industri serta upaya untuk mendongkrak pertumbuhan Ekonomi Kota Batam dan juga Kepulauan Riau.

Sosialisasi ini dilaksanakan secara tatap muka yang diikuti oleh pimpinan dan staf Kantor Perwakilan BP Batam dan delegasi unit-unit kerja di lingkungan BP Batam serta delegasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dibuka oleh Kepala Kantor Perwakilan BP Batam, Purnomo Andiantono, sosialisasi ini menghadirkan Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bachroni dan Kepala Subdit Pembangunan Gedung Dan Utilitas BP Batam, Harry Prasetyo Utomo sebagai narasumber yang memberikan materi informasi serta pemahaman mengenai program rencana pembangunan BP Batam kedepan.

Andiantono menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kantor Perwakilan BP Batam dalam memberikan informasi dan pemahaman serta edukasi kepada seluruh pegawai BP Batam, khusus yang berada di Kantor Perwakilan dan di unit-unit terkait di BP Batam umumnya sehingga hal tersebut akan menambah wawasan bagi setiap peserta.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa Batam yang sejak dulu dikenal sebagai Kota Industri dan investasi, ternyata juga memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan khususnya di bidang industri pariwisata dan hub logistik internasional. Oleh karena itu kehadiran semua peserta di sini untuk mendengarkan, serta berdiskusi terkait dengan informasi-informasi penting mengenai rencana program pengembangan Batam saat ini dan juga yang akan datang dalam menjalankan peran, visi dan misi BP Batam sebagai tempat tujuan investasi terkemuka di wilayah Asia Tenggara,” ujar Purnomo Andiantono.

Pelaksanaan pengembangan infrastruktur di Batam dari berbagai sektor menjadi perhatian. Hal itu disampaikan Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bachroni, dalam kesempatan pertama. Ia kemudian memaparkan, pengembangan infrastruktur telah dilaksanakan, yaitu pembangunan dan pelebaran beberapa jalan arteri di Batam.

“pembangunan jalan arteri Gadjah Mada (depan Southlink) tengah dikerjakan, Pelabuhan Batu Ampar masih dalam proses penambahan container crane. Sedangkan Bandara Hang Nadim tengah bersiap pembangunan terminal kargo baik jalan akses dan lahan parkir pesawat,” ujar Imam.

Tidak hanya itu, pembangunan Water Treatment Plant (WTP) sebagai pengolahan air bersih dengan kapasitas 300 liter/detik juga menjadi fokus BP Batam.

“Dari segi pariwisata, BP Batam juga telah melakukan pengembangan tahun ini. Destinasi rekreasi masyarakat seperti pembangunan taman, jogging track dan jalur sepeda,” kata Imam.

Melalui pembangunan yang berkelanjutan, Imam berharap setiap terobosan tersebut mampu menggugah investor untuk berinvestasi di Batam.

“Seluruh sarana dan prasarana yang dibangun oleh BP Batam kami harapkan mampu menjadi wadah aktivitas serta konektifitas bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama pelaku usaha,” pungkasnya.

Program BP Batam ini sejalan dengan Program Presiden RI Joko Widodo dalam meningkatkan Indonesia Yang Maju yang menekankan terhadap pengembangan infrastruktur yang tepat dan efisien dalam menunjang kegiatan industri maupun kegiatan lainnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Setelah kegiatan tatap muka, para peserta sosialisasi melanjutkan kunjungan kerja lapangan atau site visit ke lokasi Kebun Raya Bogor yang mempunyai kesamaan dengan Kebun Raya Batam dan juga Taman Rusa di Batam. Dengan dilakukannya kunjungan lapangan akan memberikan pencerahan serta informasi bagi seluruh peserta, khususnya Direktorat Infrastruktur Kawasan dalam melihat potensi pengembangan Destinasi Wisata di Batam.

“Pengelolaan Kebun Raya Bogor dapat menjadi acuan BP Batam dalam implementasi pengembangan dan pembangunan Taman Rusa maupun Taman Kolam di Batam, dengan harapan menambah daya tarik bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara,” Tutup Imam. (cc)

Bogor, 14 Oktober 2021

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol
Ariastuty Sirait

Website: www.bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
Twitter: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Tingkatkan Manajemen Kinerja Pegawai, BP Batam Gelar Bimtek Penyusunan dan Pengukuran SKP

Published

on

0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Wajahbatam.id – BP160 | Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan dan Pengukuran Sasaran Kinerja Pegawai di Lingkungan BP Batam, pada Rabu (13/10/2021) pagi, di Conference Room IT Center BP Batam, Batam Centre.

Kegiatan ini diikuti pejabat struktural tingkat 3 dan 4, dan para pengelola SDM pada 22 unit kerja di lingkungan BP Batam, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi, Lilik Lujayanti.

Adapun kegiatan ini menghadirkan Asisten Deputi Manajemen Kinerja dan Kesejahteraan SDM Apatur Kementerian PAN dan RB, Devi Anantha dan Koordinator Manajemen Kinerja dan Aparatur, Analis Kebijakan Madya, Kementerian PAN dan RB Agus Yudi Wicaksono.

Kepala Biro SDM dan Organisasi BP Batam, Lilik Lujayanti, mengatakan, Pengaturan mengenai penilaian kinerja dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah No.30 Tahun 2019 Tentang Penilaian Kinerja PNS dan Permen PAN dan RB nomor 8 Tahun 2021 Tentang Sistem Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil.

“Peraturan ini dibuat untuk membentuk Aparatur Sipil Negara yang profesional, kompeten, dan kompetitif, oleh karena itu ASN memiliki kewajiban mengelola dan mengembangkan dirinya serta wajib mempertanggungjawabkan kinerjanya,” ujar Lilik.

Lebih lanjut ia mengatakan Undang-Undang ini mengamanatkan penilaian kinerja harus objektif, terukur, akuntabel, partisipatif dan transparan guna meningjaykan mutu organisasi. Sehingga, Bimbingan Teknis Sasaran Kerja Pegawai ini dimaksud untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pegawai di lingkungan BP Batam sesuai amanat peraturan yang berlaku.

“kegiatan yang terus kita lakukan berkoordinasi dengan Kementerian PAN dan RB agar seluruh pegawai BP Batam paham dan mampu menyusun SKP yang benar dan tepat sesuai dengan penetapan kerja dan rencana kinerja tahunan di masing-masing unit kerja atau badan usaha di lingkungan BP Batam,”kata Lilik.

Bimbingan teknis ini juga agar dapat mendorong pegawai untuk menghasilkan sasaran kerja pegawai yang kredibel, aplikatif, dan memenuhi kaidah dan aturan penulisan sesuai dengan ketentuan.

Lilik Lujayanti berharap dengan Bimbingan Teknis ini pegawai dapat menyusun Sasaran Kinerja Pegawai dengan mengacu dengan aturan baru yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS dan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 8 tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil.

Pegawai BP Batam yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari PNS dan Non PNS, dimana semua pegawai BP batam wajib mengisi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), khusus untuk pegawai PNS BP Batam yang menginduk pada 24 Kementerian, setiap tahunnya wajib mengumpulkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) melalui sistem Elektronik Laopran Kinerja (E-Lapkin) ke Badan Kepegawaian Nasional dan Kementerian Induk masing-masing pegawai.

Batam, 14 Oktober 2021

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol
Badan Pengusahaan Batam
Ariastuty Sirait

Website: www.bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
Twitter: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending