Connect with us
BP BATAM LMS

Nasional

Insiden Novanto, Toyota Bongkar Fitur Keselamatan Fortuner

Published

on

0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second
WAJAHBATAM.ID – Mobil di segmen Sport Utility Vehicle atau SUV milik pabrik asal Jepang Toyota yaitu Fortuner sedang ramai diperbincangkan publik. Namun kali ini bukan karena model baru, akan tetapi karena insiden yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto.

Mobil Toyota | Wajah Batam


Pada Kamis 16 November 2017 lalu, Novanto mengalami kecelakaan. Mobil Fortuner yang ditumpanginya menabrakan lampu penerangan jalan di Kawasan Permata Hijau Jakarta Selatan. Anggapan miring terhadap mobil Fortuner juga datang lewat kuasa hukumnya, Fredrich Yunandi.
Repair Service Manager Workshop Department Technical Service Division PT Toyota Astra Motor, Iwan Abdurrahman pun angkat bicara mengenai fitur keselamatan yang ada pada Toyota Fortuner.
Dia mengatakan Toyota memiliki setidaknya dua fitur keselamatan, aktif dan pasif. Keselamatan aktif adalah fitur yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
“Fitur keselamatan jenis ini juga membutuhkan keaktifan pengemudi untuk membuat fitur ini dapat bekerja. Contoh fitur keselamatan yang termasuk kategori ini ialah Anti Lock Braking System,” kata Iwan kepada VIVA di Jakarta, Minggu 19 November 2017.
Sementara fitur keselamatan pasif berfungsi untuk mengurangi potensi terluka pada penumpang akibat benturan yang terjadi saat kecelakaan. Fitur ini akan bekerja sendiri saat memang diperlukan. Dia mencontohkan, bila airbag bagian depan akan mengembang jika terjadi tabrakan pada kondisi tertentu.
“Serta seatbelt yang berfungsi menahan gerakan badan penumpang saat terjadi tabrakan. Selain itu, termasuk juga struktur body kendaraan yang dirancang secara khusus untuk menyerap energi benturan agar bagian kabin bisa lebih terlindungi. Semua fitur tersebut terdapat pada Fortuner, termasuk Fortuner yang produksi tahun 2012,” ujarnya.
Iwan menjelaskan mobil Toyota dirancang dengan konstruksi body yang mampu menyerap benturan dari depan atau yang disebut crumple zone yang fungsinya untuk meminimalisasi risiko cedera pada pengemudi dan penumpang.
“Pada dasarnya produk Toyota sudah didesain untuk dilindungi dari berbagai arah. Crumple zone terutama terletak di bagian depan yang berfungsi untuk menyerap energi benturan dengan tujuan mengamankan area penumpang atau kabin,” tuturnya.
Sementara untuk area samping dan belakang juga memiliki struktur serupa yang disebut energy absorbing mechanism. Karena perbedaan lokasi dan juga desain, maka fungsinya juga turut berbeda.
“Misalnya saja seperti penyerapan dari arah samping tidak akan sebanyak yang berasal dari arah depan. Hal ini karena area pintu tidak mungkin dibuat sekompleks ruang mesin, karena terkait dengan lebar pintu,” kata dia. (WB09/Sampono)
 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Advertisement
Click to comment

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Batam

SPRI Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik Berbasis Standar Kompetensi Kerja Khusus Wartawan

Published

on

0 0
Read Time:23 Second

WAJAHBATAM.ID – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan, kami akan melaksanakan program pelatihan jurnalistik berbasis Standar Kompetensi Kerja Khusus Wartawan.

Pelatihan yang dilaksanakan ini khusus untuk Skema Wartawan Muda Reporter. Setiap peserta yang mengikuti pelatihan ini akan diberi sertifikat kompetensi yg dapat digunakan sebagai salah satu syarat mengikuti SKW/UKW di LSP Pers Indonesia.

Peserta dapat mendaftarkan diri melalui link: https://wajahbatam.co.id/2021/10/16/lsp-selenggarakan-pelatihan-jurnalistik-berbasis-standar-kompetensi-kerja-khusus-wartawan/

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

LSP Pers Indonesia Jalani Proses Asesmen Penuh oleh BNSP

Published

on

0 0
Read Time:1 Minute, 57 Second

Jakarta – Setelah melewati proses administrasi yang cukup panjang,  Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia akhirnya mendapat giliran dikunjungi  Tim Pelaksana dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melakukan full assessment atau asesmen penuh.

Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan berkas tahapan akhir menuju pemberian lesensi ini  dilaksanakan pada Sabtu, (09/10) 2021 di ruang rapat kantor LSP Pers Indonesia.

Dipimpin langsung Ketua Tim Muhammad Najib, Erlin Febriani selaku Anggota, dan
Muhammad Syikab Adrie sebagai Observer, pelaksanaan asesmen penuh berjalan cukup lancar.

Tim dari BNSP juga mendapat sejumlah temuan ketidaksesuaian berkas dokumen yang disiapkan LSP Pers Indonesia, di antaranya ada satu dokumen yang bersifat mayor. “Dari hasil pemeriksaan kami ada beberapa dokumen yang menjadi temuan hanya bersifat minor dan harus diperbaiki serta dilengkapi. Sementara satu dokumen bersifat mayor sehingga harus dilaksanakan atau dipenuhi,” ujar Muhammad Najib sebelum menyerahkan hasil asesmen penuh kepada Ketua LSP Pers Indonesia Hence Mandagi yang disaksikan seluruh pengurus lengkap LSP Pers Indonesia.

Temuan tersebut, lanjut Najib, wajib diperbaiki paling lambat 1 bulan sejak asesmen penuh dilaksanakan.

Sedangkan, anggota tim lainnya, Erlin Febriani mengatakan, pihaknya siap menerima berkas dokumen LSP Pers Indonesia yang sudah diperbaiki. “Semoga lebih cepat lebih baik agar kami selaku tim pemeriksa bisa segera memproses berkas LSP Pers yang sudah lengkap, untuk diteruskan ke komisioner BNSP agar bisa dibahas ke rapat pleno pemberian lisensi,” ujarnya.

Menanggapi hasil asesmen penuh tersebut, Ketua LSP Pers Hence Mandagi mengaku bangga, karena hasil temuan tidak terlalu banyak dan sebagian besar hanya bersifat minor, meski ada satu temuan yang bersifat mayor. “Kami akan segera memperbaiki dokumen yang menjadi temuan asesor lisensi dari BNSP dan sesegera mungkin akan menyerahkan berkas tersebut ke BNSP,” tutur Mandagi.

Sementara, Ketua Dewan Pengawas LSP Pers Soegiharto Santoso menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas respon positif dari Ketua dan para Komisioner BNSP yang memberi kesempatan kepada LSP Pers untuk mengikuti tahap akhir asesmen penuh.

“Semoga apa yang dinanti-nantikan wartawan se Indonesia untuk sertifikasi kompetensi melalui BNSP dan bersertifikat resmi akan segera terwujud jika LSP Pers bisa lolos full assesment ini, dan lisensi LSP kami segera disetujui,” ungkap Hoky sapaan akrabnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan asesmen penuh ini, Anggota Dewan Pembina Juniarto, Manager Mutu Jimy Wibowo, Manajer Sertifkasi Dhoni Kusmanhadji, Komite Skema Maghfur, Manajer Standarisasi Chaidar Sulaiman, Manajer Administrasi Tri Cahyandi Terasnanda, Manajer Pemasaran dan Keuangan Meytha Kalalo, dan asesor Vincent Suriadinata, Abdulrahman, serta Ketua Umum JNI merangkap asesor Hendri Kampai. ***

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pelatihan Jurnalistik Berbasis Skema Kompetensi Wartawan Muda REPORTER

Published

on

By

0 0
Read Time:16 Second

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan maka DPP SPRI akan mengadakan Pelatihan Jurnalistik untuk reporter. Tujuannya agar calon peserta SKW bisa memiliki keahlian dan pemahaman tentang standar kompetensi khusus wartawan. Peserta akan diberikan sertifikat yg dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan mengikuti SKW/UKW resmi dari BNSP melalui melalui LSP Pers Indonesia.

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending