Batam

BP Batam Adakan Diskusi Antisipasi & Dampak Virus Corona

WAJAHBATAM.ID – 02/03/20 | BP Batam adakan kegiatan diskusi antisipasi dan dampat penyebaran virus Corona bagi perekonomian Batam, Acara di mulai dari pukul 09.00 bertempat di Balairung Sari LT-3 kantor BP Batam.

Acara kegiatan diskusi dampaknya virus Corona tersebut di buka langsung oleh ketua BP Batam H.Muhammad Rudi dan presentasi HKI, pada kegiatan itu juga dihadiri oleh kepala Bank Indonesia, BPS, Hiburan kawasan kota Batam,ketua DPD. swrta seluruh muspidan dan jajaranya beserta media, baik media baca atau media onlaine.

Dalam diskusi ini HM Muhammad Rudi menyinggung soal pembebasan pajak daerah yaitu teks sepuluh persen di hotel dan restoran, artinya “kalau ini bisa kita ambil menurut saya para owner atau pemilik hotel harus sepakat jangan pajak kita bebaskan untuk itu yang teks sepuluh persen bukan pajak pusat mereka pemilik hotel harus bisa menurunkan,

Nyatanya tadi laporan dari pak Rahman bahwa hotel sudah menurunkan harga hotelnya tiga puluh sampai dengan empat puluh persen,

Hak ini dilakukan bukan swmata-mata untuk meningkatkan wisata, tapi juga memmberikan kenyamanan bagi wisatawan bahkan masyarakat batam sendii.

Yang kedua tadi juga ada yang minta dengan pajak SPA saya kira pajak sepak hanya untuk lokal ini bisa saya selesaikan untuk nanti nya, yang khusu industri elektronik dengan hal segala macam tadi menyampaikan regulasi regulasi yang mungkin bukan wewenang kita tadi sudah kita sarankan agar mereka membuat surat kepada kepala BP Batam atau BP batam nantinya akan kita terus kepada Mentri BKKN, mungkin Mentri BKKN bisa menyelesaikan kepada Sodik Hilda termasuk dari kruw PLN pusat dan daerah.

Yang seterusnya ini saran dari Turi tentang pajak kartu ijin menetap sementara dan pajak orang asing sebetulnya kita sudah bicarakan kepada pak sesmenko yaitu pak Susi tentang keluhan tentang hotel turi sendiri, neraka akan mengikuti lelang tentang proses pembuatan film dunia yang di kota Batam.

Mereka berharap tentang pajak pajak yang ada dan perizinan agar di permudah,
Dari imgirasi sudah menjawab agar aturan yang ada akan di tegakan, tapi kami sebagai kepala BP Batam atau walikota Batam kita akan meminta kepada mentri untuk ada prioritas karena terjadinya kasus corona kita harus menanggung selama enam bulan, pendapatan di kota Batam BP Batam mau pun pemko akan berkurang,

Kita akan buka lapangan sebesar-besarnya kemudahan kepada siapapun ingin berinvestasi supaya bisa masuk kota batam salah satu yaitu memperingan apa saja yang menjadi kuwajiban selama ini sehingga mereka masuk ke kota Batam.”ujar Muhammad Rudi saat di tanyai oleh media, Senin 02/03/2020 (AES)

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *