Connect with us

Batam

Kepala Otban Tinjau Kesiapan Bandara Hang Nadim Batam untuk Gunakan GeNose

Published

on

0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

Wajahbatam.id – BP51 | Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam siap untuk menerapkan tes GeNose untuk layanan penumpang ke luar Batam. Hal itu diungkapkan General Manajer Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, saat menerima kunjungan Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah 2 Medan ke Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat, (2/04/2021).

 

 

 

“Hari ini Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah 2 Medan ke Batam untuk melihat kesiapan tempat pelayanan tes GeNose yang ada di Bandara kita,” ungkap Benny.

 

 

 

 

Benny juga menjelaskan, bahwa koordinasi dengan Kementerian Perhubungan harus dilakukan untuk mendapatkan izin.

 

 

 

 

“Kami masih harus melaporkan kesiapan ini kepada kementerian terkait. Direktur BUBU Hang Nadim, Pak Amran, juga terus melaporkan perkembangannya kepada Pimpinan BP Batam. Kalau ini sudah bisa dijalankan dan kita mendapatkan arahan dari Kementerian langsung kita buka,“ jelas Benny.

 

 

 

 

“Mudah-mudahan dalam minggu ini kita dapat realisasikan tes GeNose ini bisa kita laksanakan di bandara kita,” tambah Benny.

 

 

 

 

Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah 2 Medan, Agustono, mengatakan, bahwa Bandara Internasional Hang Nadim Batam, merupakan bandara yang siap menggunakan Tes GeNose.

 

 

 

 

“Hari ini saya berkunjung ke Batam, untuk melihat kesiapan Hang Nadim dalam menggunakan Tes GeNose. Saya memantau sekaligus melakukan simulasi untuk memastikannya,” kata Agustono.

 

 

 

 

Agustono juga menjelaskan, Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan wilayah kerja Kantor Otoritas Wilayah 2 Medan.

 

 

 

 

“Dalam wilayah kerja kami baru Batam ini yang siap melakukan tes GeNose. Kami juga terus melakukan pantauan ke bandara lain dan terus mendorong untuk dapat menggunakan Tes GeNose ini, namun saat ini baru Batam yang kami pantau siap untuk melaksanakan ini,” jelas Agustono.

 

 

 

 

“Kami juga akan melaporkan ini ke Pak Menteri dan Pak Dirjen, dan kita akan menunggu instruksi untuk diimplementasikan secepatnya,” tambah Agustono.

 

 

 

 

Agustono juga menegaskan peralatan tes Genose di Bandara Internasional Hang Nadim Batam harus lebih banyak lagi.

 

 

 

 

“Hang Nadim merupakan salah satu bandara yang jalur penerbangannya cukup ramai, kami minta kesiapan stok kantong GeNose harus dipersiapkan lebih banyak sesuai dengan penumpang rata-rata, tapi semua bisa dievaluasi terus dan sesuai perkembangannya juga,” kata Agustono. (zhl)

 

 

 

 

Batam, 2 April 2021

 

 

 

 

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol

 

Badan Pengusahaan Batam

 

Dendi Gustinandar

 

 

 

 

Website: www.bpbatam.go.id

 

Email: humas@bpbatam.go.id

 

Twitter: @bp_batam

 

Facebook: BIFZA

 

Instagram: BPBatam

 

Youtube: BPBatam

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending