Connect with us

Batam

BUBU Hang Nadim Batam Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 untuk Stakeholders di Lingkungan Bandara Hang Nadim Batam

Published

on

0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

Wajahbatam.id – BP97 | Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim BP Batam melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk para stakeholders di lingkungan Bandara Hang Nadim selama 3 hari pada 14, 16 dan 18 Juni 2021 (Senin, Rabu dan Jumat) yang dimulai pukul 08.00 – 15.00 WIB.

Sebelumnya, sejak Minggu (13/6) kemarin hingga 25 Juni 2021 mendatang, stadion Temenggung Abdul Jamal, sebagai fasilitas publik, juga telah dijadikan sebagai tempat pusat pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat umum di Batam, untuk mencapai target 70% vaksinasi.

Vaksinasi Covid-19 ini terselenggara atas kerja sama dengan TNI-Polri, Pemerintah Kota Batam, BP Batam dan instansi lainnya.

Direktur BUBU Hang Nadim dan Teknologi Informasi dan Komunikasi BP Batam, Amran, mengatakan, vaksinasi Covid-19 tersebut memang diinisiasi oleh BUBU Hang Nadim sebagai pengelola bandara.

Hal ini dikarenakan masih banyaknya para karyawan dari beberapa stakeholder yang beroperasi dan beraktifitas di bandara yang belum divaksin. Sedangkan sebagai pekerja bidang jasa yang berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya memiliki resiko tinggi terpapar Covid-19.

Amran menambahkan seluruh pegawai dari beberapa instansi yang beroperasi di Bandara Hang Nadim yang akan divaksin hampir 1000 orang dan dijadwalkan untuk vaksin dalam 3 hari.

“Target vaksinasi Covid-19 per hari 300 orang dan mudah-mudahan targetnya tercapai serta berjalan dengan lancar,” kata Amran usai meninjau kegiatan vaksinasi, Senin (14/6/2021).

Adapun para peserta vaksin di Bandara Hang Nadim berasal dari 19 instansi/operator bandara, yaitu karyawan maskapai Lion Group, Citilink, Sri Wijaya Air, Gemalindo, Gapura, GMF, Persero, DBM, porter, supir taksi bandara, petugas cleaning service, tenant, petugas parkir, PT Nenci Citra, CV Aster, CV Dwijaya, CV Dwijaya Metrika, agen FTO kargo.

Untuk jenis vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kabil sebanyak 14 orang yang dikoordinatori oleh dr. Yokie Simamora.

Amran berharap dengan adanya vaksinasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengguna Bandara Hang Nadim Batam dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BUBU Hang Nadim.

Program vaksinasi juga untuk mendukung Pemerintah dalam mencapai target Vaksinasi Covid-19, khususnya di Kota Batam sebesar 70 persen pada Juli mendatang, yang telah diprogramkan oleh Walikota Batam/Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. (cc)

Batam, 14 Juni 2021

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol

Dendi Gustinandar

Badan Pengusahaan Batam

Website: www.bpbatam.go.id

Email: humas@bpbatam.go.id

Twitter: @bp_batam

Facebook: BIFZA

Instagram: BPBatam

Youtube: BPBatam

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending