Connect with us

Berita

Bripka Doni Admiral: Saya Siap Koordinir Penggalangan Dana Sosial …!!!

Published

on

Hang Nadim Airport - Pasar Kaget
0 0
Read Time:2 Minute, 41 Second

Batam – WAJAHBATAM.ID – Team WAJAH BATAM yang dikomandoi Allan Suharsad beserta beberapa orang Admin WB mengunjungi salah satu warga yang hidup diatas gerobak menunggu suaminya yang bekerja sebagai tukang parkir diwilayah Penuin selepas Jum’at, 2 Februari 2018.
Dalam kunjungan tersebut, Team WB juga mengunjungi Bripka Doni Admiral sebagai Babinkantibmas Batu selicin Kecamatan Lubuk Baja dalam rangka merujuk postingan di WB tersebut sekaligus meninjau sejauh mana kepedulian aparat kepolisian khususnya dalam mengayomi masyarakat diwilayah hukumnya. Dalam kunjungan tersebut saat itu Bripka Doni didampingi Stevent Terry yang saat ini bertugas di Command Centre Polresta Barelang – Kota Batam
Kunjungan Team WB juga bermaksud untuk mempelajari dampak kepariwisataan dari ruang lingkup kehidupan sosial warga kurang mampu dan hal ini sangat penting agar Pemerintah Kota Batam peduli terhadap masyarakat dan program kepariwisataannya.
“Kepariwisataan kita akan kurang greget dan berharga jika didaerah kunjungan (kota) wisatawan terdapat pemandangan yang kurang pantas jika ada sajian kehidupan sosial yang tidak layak dan ini akan merusak nama Pemerintahan kota Batam sebagai Stakeholder yang lagi menggiatkan Batam sebagai daerah dengan konsep Daerah Pariwisata” Allan Suharsad mengungkapkan.

Dalam pertemuan tersebut, pihak WB menemukan kepedulian yang sangat tinggi dari seorang aparat kepolisian dimana Bripka Doni sebagai Babinkamtibmas telah melakukan pembinaan dan pengayoman yang cukup baik dan hal ini sangat pantas mendapat pujian dari masyarakat, dan hal ini dibuktikan dengan kesediaan Bripka Doni untuk bergabung dan mengkoordinir kegiatan sosial yang diusulkan oleh team RCWB (Respon Cepat Wajah Batam) yang diketuai oleh Indra Kurniawan, dan merupakan salah satu kelembagaan dalam naungan Wajah Batam (www.facebook.com/groups/wajahbatam).
“Saya bersedia mengkoordinir aksi sosial penggalangan dana ini dengan tanpa mengabaikan tugas saya sebagai aparat kepolisian dan saya yakin pimpinan saya tidak akan memberikan sanksi pada saya untuk tujuan mulia ini” demikian Bripda Dody menyatakan kesediaannya menjadi koordinator penggalangan dana yang akan dilaksanakan oleh WAJAH BATAM.

EMPATI DAN MISI SOSIAL

Sutinah (53 tahun) adalah salah satu warga yang tinggal di Baloi Kolam sudah 4 tahun mengalami kelumpuhan dan tidak bisa bicara setelah mengkonsumsi obat-obatan herbal. Sutinah setiap harinya duduk diatas gerobak sambil menunggu suaminya Agus Supena yang bekerja sebagai tukang parkir di kawasan pasar Penuin. Kondisinya yang belum bisa pulih sudah berjalan sekitar 4 tahun tersebut tidak pernah pulih disamping tidak ada biaya juga sangat karena sulitnya tentang birokrasi dalam pengurusan BPJS nya yang sudah lama tidak aktif yang kabarnya harus membayar tunggakan yang sangat besar hingga 10 juta untuk mengaktifkannya kembali (baca episode berikut di WB)
Sehingga pada sore harinya Bripda. Doni bersama Steven Terry mendatangi sekretariat WB yang beralamat di Khazanah Plaza-Bukit Indah Sukajadi Batam Centre memenuhi undangan Team WB dengan tujuan membahas sistem pengkoordiniran penggalangan dana sosial untuk membantu keluarga Agus Supena dan Sutinah dalam membantu biaya perobatan.
Kesediaan Bripda. Doni dan Steven Terry untuk menjadi koordinator aksi ini langsung direspon baik oleh seluruh AdminWB dan Team Sosial RCWB dibawah komando Indra Kurniawan akan turun bergandeng tangan dengan Bripka Doni dalam aksi penggalangan dana ini yang tentunya dengan ketentuan yang tidak keluar dari Standar Operational Procedure WB yang salah satunya adalah DONATUR DAPAT MENGIRIMKAN BANTUANNYA KE REKENING BRI NO. 7306 0101 4668 53 4 A/N WAJAH BATAM dengan kode unik 101 dalalm transfer dananya (contoh: Rp 50.101,-) , demikian Allan Suharsad mewakili seluruh Admin dan pengurus (wb212)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Advertisement
Click to comment

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Bersidang 66 Kali Selama 15,5 Bulan, Anton Permana Petinggi KAMI Divonis 10 Bulan

Published

on

By

0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Wajahbatam.id | Jakarta – Suasana tegang namun adem melanda ruang utama sidang Pengadilan Jakarta Selatan hari ini. Karena, hari ini adalah tepat agenda pembacaan vonis terdakwa Anton Permana, Petinggi KAMI yang sudah berjalan 66 kali selama 15,5 bulan. Menurut Abdullah Alkatiri, ketua penasihat hukum, sidang pidana ini adalah paling lama selama Indonesia berdiri.

Suasana tegang namun adem dikarenakan, banyak hadir para tokoh nasional baik dari purnawirawan TNI, aktifis, ulama dan emak-emak. Tampak hadir Mayjen Sunarko, mantan Danjen Koppasus, Mayjen Herros Padupai juga Jendral Koppasus berserta jajarannya, Kolonel Sugeng Waras, Kapten Ruslan Buton, Ustad Alfian Tanjung, Hersubeno Arif, Radhar Tribaskoro, dan banyak lagi yang lainnya.

Sidang dimulai tepat pukul 10.00 WIB pagi. Ruangan yang hampir penuh sesak tetap tenang dan tertib hingga Majelis Hakim membacakan vonisnya secara bergantian.

Majelis Hakim menjatuhkan vonis bersalah terhadap Anton Permana dengan menggunakan dakwaan dari pasal 15 Peraturan Pidana nomor 1 tahun 1946. Serta mengabaikan dakwaan primer dari JPU pasal 14 (ayat) 1 dan 2. Alasan hakim menjatuhkan vonis bersalah adalah, “ Karena terdakwa Anton Permana dengan sadar dan terbukti membuat video yang menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat “.

Putusan vonis dari majelis Hakim ini ditanggapi dingin oleh ketua tim penasihat hukum Anton Permana. Karena, sudah mudah di tebak sejak awal akan disamakan dengan vonis pendahulu petinggi KAMI sebelumnya yang divonis juga sama-sama 10 bulan.

Abdullah Alkatiri mengatakan, “Kalaulah vonisnya juga akan sama, buat apa kita melakukan sidang berlama-lama seperti ini. Sehingga boleh dikatakan ini adalah sidang pidana terbanyak dan bisa dapat rekor MURI.” Jelas Alkatiri.

Selanjutnya, Abdullak Alkatiri menambahkan, “Yang menjadi catatan penting bagi kami penasihat hukum adalah dari awal sidang hingga sidang vonis, setiap dakwaan dan tuntutan dibacakan, tidak ada satu patah katapun atau satu kalimatpun yang bisa dinyatakan itu sebagai berita bohong atau berlebih-lebihan. Ini adalah fakta persidangan yang diabaikan. Ini sangat aneh bin ajaib.” Tegas Alkatiri yang namanya lagi melambung dalam dunia pengacara saat ini.

Begitu juga ketika dikonfirmasikan kepada Anton Permana mengenai tanggaannya atas putusan Hakim. “Kita akan hormati apapun putusan Hakim. Tapi yang jelas, saya mengenal sebuah prinsip hidup yang berbunyi ; Kebenaran bisa disalahkan (dalam satu masa sementara), tetapi kebenaran tidak akan bisa dikalahkan. Dan semua kita pasti juga paham bahwa kasus yang menimpa saya saat ini tidak lebih dari bentuk arogansi kekuasaan politik, yang ingin membungkam demokrasi di negeri ini. “ jelas Anton Permana yang ketika sidang menggunakan jas navy dan berkopiah hitam.

Ketika majelis Hakim menanyakan para pihak, apakah akan menerima atau banding atas putusan Hakim, baik ketua tim penasihat hukum dan JPU sama-sama menyatakan akan berpikir-pikir dahulu. Dan akhirnya sidang pun ditutup Majelis Hakim tepat pukul 12.50 WIB.

Anton Permana adalah seorang aktivis, penulis aktif, pengamat politik dan pertahanan (Militer) alumni Lemhannas PPRA LVIII tahun 2018. Anton Permana juga direktur lembaga kajian Tanhana Dharma Mangruva Institute yang didirikan oleh almarhum Jendral Purn Djoko Santoso mantan Panglima TNI.

Anton Permana ditangkap pada tanggal 11 Oktober 2020, dan dibebaskan atas penangguhan pada tanggal 27 Mei 2021 setelah ditahan di Rutan Mabes Polri.

Tulisan dan video Anton Permana terkenal sangat tajam, cerdas, dan memberi pencerahan kepada masyarakat luas. Namun di satu sisi dianggap mengancam dan mengganggu kepentingan penguasa hari ini. Sampai akhirnya Anton Permana ditangkap atas dua tuduhan videonya yang berjudul “TNI KU SAYANG, TNI KU MALANG “ serta video “DUKUNGAN MOGOK NASIONAL MENOLAK RUU CIPTAKER”. Dimana hal ini yang menjadi “gunjingan” kritis kelompok intelektual terhadap prilaku penegak hukum rezim hari ini. (Daniel)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending