Connect with us

Batam

DPC SPRI Batam Gelar Audiensi Jalin Silaturahmi dan Bangun Sinergi Dengan DPRD Kota Batam

Published

on

0 0
Read Time:2 Minute, 25 Second

Batam – WAJAHBATAM.ID | Guna menjalin silaturahmi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, DPC Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Kota Batam gelar Audensi ke Gedung DPRD Batam, Jum’at (16/04/2021).

Ketua DPC SPRI Kota Batam Suharsad, didampingi Rizaldi Chan, Rina Silfya, S.Pd Bendahara dan Ahmad Sauthi selaku Ketua Bidang, hari ini Jumat (16 /4) pukul (10.30) menggelar audensi dengan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota.

Kedatangan pengurus DPC SPRI Batam disambut baik oleh ketua DPRD Batam Nuryanto, SH didampingi  Wakil Ketua 3 Ahmad Surya.

Dalam kunjungan itu Suharsad memperkenalkan keberadaan DPC SPRI Kota Batam sekaligus menyampaikan program kerja organisasi khususnya dalam memperjuangkan independensi pers di Batam, “Mengingat media saat ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk membangun bangsa, mengedukasi masyarakat serta transparan dalam pemberitaan di era keterbukaan ini, maka untuk memenuhi hak kontrol publik dalam berbangsa dan bernegara kami terpanggil dan ingin menyatukan diri untuk membuat suatu perubahan“, ujarnya.

Suharsad yang dikenal sebagai Presiden Sosmed WAJAH BATAM (WB) mengatakan kalau organisasi ini bersifat gabungan dari perusahaan-perusahaan media yang ada di Kota Batam yang saat ini telah bergabung sekitar 6 media.

Dalam menyikapi kehadiran SPRI di Kota Batam, Nuryanto Ketua DPRD Kota Batam yang didampingi Wakil Ketua 3 Ahmad Surya mengatakan bahwa “Sebagai Perwakilan Rakyat Batam, Kami sangat mengapresiasi sekali atas kehadiran DPC SPRI Batam. Kami berharap dengan adanya SPRI Batam dapat memberikan warna dan nuansa baru dalam penyajian informasi serta mengharapkan keberadaan perusahaan media yang profesional ” ucapnya.

Lebih jauh Nuryanto juga mengharapkan agar SPRI dapat melakukan pembinaan kepada anggotanya agar dalam melaksanakan tugas journalisnya dapat lebih profesional, dewasa dan beretika, “Ini zamannya keterbukaan, informasi dapat di framing sesuai keinginan sepihak tanpa mempertimbangkan kajian secara etika yang dapat berdampak negatif ditengah masyarakat.” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Pelaksana Harian Sekretaris DPC SPRI Batam Rizaldi Chan menyampaikan beberapa program kerja yang akan diselenggarakan organisasi dalam waktu dekat, “Kami dalam waktu dekat juga akan menyelenggarakan pelatihan-pelatihan Assesor, Sertifikasi Media serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Disamping itu SPRI Batam juga akan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial dan berperan aktif disegala bidang, baik dalam masyarakat maupun pemerintahan“, ujar Rizaldi.

Selanjutnya, dalam audiensi yang berjalan santai dan penuh keakraban itu, beberapa hal penting yang diharapkan DPC SPRI Batam, agar DPRD Batam dapat melakukan kajian-kajian lebih jauh atas peran pemerintah dalam melaksanakan Undang-undang Pers serta peraturan pemerintah yang selama ini dianggap kaku dalam memberikan fasilitas dan laluan bagi media-media yang dianggap tidak terverifikasi di Dewan Pers (DP), intinya setiap Kepala Daerah hendaknya menghindari penggunaan atau pencantuman Peraturan Dewan Pers Tentang Standar Perusahaan Pers sebagai dasar dalam dalam pengelolaan APBD untuk kegiatan pengadaan barang/jasa publikasi, iklan reklame pada Media Cetak, Elektronik, dan Media Baru (Media Online).

DPP SPRI Surati Kepala Daerah, Menegaskan Kerjasama Pemda Dengan Perusahaan Pers Tidak Mesti Terverifikasi DP

Gunakan Peraturan DP, Pemda Menyalahi Undang-Undang Administrasi Pemerintahan

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Advertisement
Click to comment

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending