Connect with us

Batam

Vaksinasi Dosis Ketiga bagi Para Nakes RSBP Batam Dimulai

Published

on

0 0
Read Time:2 Minute, 36 Second

Wajahbatam.id – BP119 | Vaksinasi dosis ketiga (booster vaksin) bagi para tenaga kesehatan (nakes) dan penunjang di lingkungan RS BP Batam, pada Selasa (10/8/2021) pagi dimulai.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, membuka resmi vaksinasi dosis ketiga para nakes dan penunjang RSBP Batam dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hadir dalam acara Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim; Wakil Direktur Keuangan dan Umum RSBP Batam, Andi Yunus; dan disaksikan oleh para nakes di lingkungan RSBP Batam.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada para nakes yang terus bekerja keras dalam merawat dan menyembuhkan pasien Covid-19.

Hal ini juga dibuktikan dengan menurunnya kasus pasien terkonfirmasi positif yang ditangani RSBP Batam, dari 60 pasien menjadi 21 pasien.

“Dengan vaksinasi dosis ketiga ini diharapkan mampu meningkatkan keyakinan nakes untuk memberikan pelayanan lebih prima kepada pasien. Demikian juga tingkat kepercayaan pasien akan semakin meningkat untuk berobat ke RSBP,” ujar Syahril.

RSBP Batam sendiri, dikatakan Syahril, telah dilengkapi dengan sarana berupa peralatan medis termutakhir untuk mendukung pelayanan medis.

Hal tersebut juga terwujud atas dukungan penuh dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang secara progresif terus mendorong peningkatan pelayanan RSBP Batam agar menjadi rumah sakit terlengkap dan terbaik di Provinsi Kepulauan Riau.

“Dengan SDM yang telah selesai divaksin, didukung alat yang juga sudah dilengkapi, tentunya besar harapan kami agar RSBP Batam mampu memberikan pelayanan terbaik, yang nantinya sejalan dengan pedapatan yang terus meningkat,” kata Syahril.

Meski saat ini pengelolaan RSBP Batam telah jauh lebih baik, Syahril menargetkan, RSBP Batam mampu bersanding dengan RS ternama lainnya dalam hal pendapatan.

“Tentu dengan kerja keras seluruh jajaran RSBP Batam mimpi besar kita dapat terwujud, saya yakin itu,” ujar Syahril.

Mengenai proses vaksinasi, Kepala Seksi Pengembangan Layanan Medik RSBP Batam, dr. Maisharah, yang juga merupakan Koordinator Vaksinasi RSBP Batam, dr. Maisharah, menjelaskan, jenis vaksin dosis ketiga yang diberikan untuk nakes kali ini adalah Moderna.

“Vaksinasi ini sendiri akan berlangsung selama seminggu ke depan, dan dilaksanakan terpusat di RS BP Batam,” kata Maisharah.

“Ada lebih dari 800 nakes yang akan divaksin. Kami jadwalkan selama seminggu ke depan proses vaksinasinya berlangsung, jadi per harinya kurang-lebih 100 nakes yang divaksin,” jelas Maisharah.

Hingga saat ini, belum ditemukan nakes yang mengalami keluhan berat pascavaksinasi.

Maisharah menambahkan, hal ini dikarenakan proses vaksinasi jenis Sinovac yang telah dilaksanakan sebelumnya telah membentuk kekebalan pada tubuh para nakes.

Ia mengatakan, tidak ada tindakan khusus yang dilakukan sebelum dan sesudah proses vaksinasi.

Seperti vaksinasi pada umumnya, sebelum dimulai akan dilakukan proses skrining dengan mengukur suhu tubuh dan mengecek tekanan darah. Apabila lolos tahap skrining, maka akan dilanjutkan proses vaksinasi. Begitu juga setelah vaksin akan dilakukan pemantauan selama 15 menit.

“Yang membedakan adalah apakah nakes memiliki riwayat terkonfirmasi positif Covid-19. Karena kami masih memantau arahan dari Kementerian Kesehatan RI apakah bisa dilaksanakan vaksinasi tanpa harus menunggu 3 bulan. Jika memang nanti aman untuk kami vaksin dan kondisi nakes sudah stabil tanpa keluhan, akan kami jadwalkan vaksinasinya,” tutup Maisharah. (rud)

Batam, 10 Agustus 2021

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol
Dendi Gustinandar
Badan Pengusahaan Batam

Website: www.bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
Twitter: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending