Batam – Dalam upaya memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE yang jatuh pada Senin (12/5/2025), jajaran Direksi dan Komisaris PT PLN Batam turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan sistem kelistrikan secara menyeluruh.
Peninjauan ini dilakukan di sejumlah fasilitas vital, termasuk pembangkit listrik, gardu induk, dan pusat kendali distribusi PLN Batam. Tujuannya untuk memastikan bahwa seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi optimal guna mendukung perayaan umat Buddha yang berlangsung di berbagai wilayah di Batam dan sekitarnya.
“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa keandalan sistem listrik tetap terjaga selama Hari Waisak. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat, dan sekaligus penghormatan terhadap hari besar keagamaan di Indonesia,” ujar salah satu anggota Direksi PLN Batam di sela-sela kunjungannya.
PLN Batam menegaskan bahwa sistem kelistrikan di wilayah Batam-Bintan dalam kondisi “aman dan andal”. Dengan kapasitas pasokan listrik yang mencukupi, serta didukung sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition), seluruh proses pemantauan jaringan dilakukan secara real-time dan presisi tinggi.
Tak hanya itu, PLN Batam juga menyiagakan tim teknis 24 jam penuh di beberapa titik kritikal untuk mengantisipasi gangguan teknis, jika sewaktu-waktu terjadi gangguan non-rutin.
Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, mengingat pentingnya jaminan layanan publik yang konsisten dan merata, khususnya dalam konteks menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Batam.
“Kami melihat langkah PLN Batam ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap nilai-nilai toleransi dan pelayanan publik yang berkeadilan. Harapan kami, semangat ini terus dijaga di setiap momentum keagamaan,” ungkap salah satu tokoh agama Buddha di Batam.
Dengan upaya ini, PLN Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung stabilitas sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat melalui pelayanan kelistrikan yang handal, tanggap, dan humanis. *AI