BATAM — Investigasi tim jurnalis WajahBatam.ID Selasa (24/6/2025) mengungkap fakta mengejutkan: ruang-ruang komisi di DPRD Kota Batam dalam kondisi kosong, tanpa satupun anggota dewan atau staf terlihat hadir, padahal konfirmasi terkait agenda penting penganggaran hendak dilakukan.

Mulai pukul 09.48 WIB hingga lewat pukul 12.00 WIB, wartawan kami Indra yang bertugas di lokasi menyampaikan laporan beruntun:

“Dewan masih tidur semuanya mungkin…”
“Ya, Bang… tak ada yang muncul mau ditanya…”
“Ruang Komisi II kosong, tak ada satu pun anggota dewan.”
“Staf juga kosong, mau tanya juga susah…”

Upaya untuk menemui Sekretaris Dewan, Ridwan, pun berujung nihil. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, hanya terdengar nada “memanggil” tanpa jawaban.P

Penghalang Transparansi Rakyat

Kondisi ini mempertegas kritik publik terhadap minimnya akses informasi di tubuh DPRD Batam. Yang menjadi sorotan utama adalah:

Rapat anggaran lintas fraksi yang disebut dilakukan malam hingga subuh

Minim pelibatan pers dalam peliputan sidang dan proses anggaran

Sulitnya konfirmasi kepada pejabat atau komisi terkait, bahkan staf pun tidak berada di tempat

Ini rapim dewan, menyangkut anggaran dan lintas fraksi. Tapi kenapa media seperti kami seolah dihalangi untuk mengawasi?” ungkap Indra dari lapangan.

Kami Tegaskan: Ini Bukan Cerminan Demokrasi

Sebagai media yang memegang teguh amanat UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), kami menyayangkan akan hilangnya etika pelayanan publik di DPRD Batam, lemahnya kehadiran unsur legislatif pada jam kerja dan sulitnya akses konfirmasi dalam isu serentan anggaran daerah. Dalam hal ini harus ada suara pada Ketua DPRD Batam, mengapa kinerja dewan tidak mencerminkan profesionalisme. DPRD Batam juga harus membentuk dan memfungsikan PPID secara independent, sebagaimana mandat UU KIP dan dibuka akses terhadap seluruh agenda anggaran dan sidang terbuka yang diumumkan resmi kepada publik.

Ini bukan sekadar keluhan media. Ini adalah alarm kegagalan akuntabilitas wakil rakyat. Saat ruang-ruang publik kosong, dan suara pers dibungkam secara halus, maka yang hadir bukan demokrasi — melainkan kekuasaan tanpa pengawasan.

WAJAHBATAM.ID | Media Independen, Kritis, dan Anti 86
Terus kawal transparansi. Demi Batam yang terbuka dan berdaulat.

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *