BATAM, WAJAHBATAM – Sosok Ketua DPRD Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, kini menjadi sasaran kritik tajam publik. Bukannya mencetak prestasi, pimpinan legislatif ini justru viral setelah mengunggah video dirinya tengah asyik “refreshing” menunggangi motor gede (moge) Harley-Davidson FXDR tanpa mengenakan helm di jalanan protokol Batam.

Aksi ini dinilai sebagai bentuk nyata arogansi dan buruknya attitude pejabat publik. Sebagai simbol hukum di daerah, Iman secara terang-terangan melanggar Pasal 291 UU LLAJ. Selain aspek keselamatan, kendaraan mewah bernilai ratusan juta tersebut memicu kecurigaan publik terkait transparansi kekayaannya, mengingat aset tersebut diduga tidak tercantum dalam laporan e-LHKPN terbarunya.

Kecaman Keras Jerry Macan Aktivis senior Kota Batam, Bassau Makassau atau yang akrab disapa Jerry Macan, turut mengecam keras degradasi moralitas sang pejabat. Menurutnya, aksi pamer kemewahan ini sangat tidak etis di tengah upaya negara melakukan efisiensi anggaran dan meningkatnya kesenjangan sosial.

“Di saat rakyat kecil berjuang menghadapi ekonomi yang sulit, Iman Sutiawan justru mempertontonkan gaya hidup hedonis. Ini adalah bentuk ketidakpekaan sosial yang luar biasa dari seorang wakil rakyat,” tegas Jerry.

Tuntutan Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu Jerry mendesak agar pihak kepolisian tidak hanya memberikan sanksi administratif biasa. Ia menuntut moge tersebut segera digelandang ke Mapolresta Barelang untuk diproses hingga ke meja hijau.

“Jangan ada perlakuan khusus. Biarlah hakim yang memutuskan supaya ada rasa keadilan. Jangan sampai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke pejabat,” tambahnya.

Jerry, yang telah lama mengawal perkembangan Batam, menyebut perilaku ini sejalan dengan karakter Iman yang ia nilai sombong dan angkuh sejak sebelum menjabat. Kini, publik menanti ketegasan aparat: apakah supremasi hukum akan tegak, ataukah jabatan strategis akan kembali menjadi tameng dari jeratan aturan?

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *