Connect with us

Batam

Ngawur, Tapang Bandara Hang Nadim Main Tangkap Mobil Pribadi

Published

on

0 0
Read Time:1 Minute, 43 Second

WAJAHBATAM.ID – Batam – Kejadian hari ini di Bandara Hang Nadim sungguh merusak citra Batam. Dua wanita, Reni dan Siti yang bekerja di Kejaksaan Pekanbaru berkunjung ke Batam dari Pekanbaru via Bandara Hang Nadim Batam pukul 14.00-an,Reni dan siti pertama kali berkunjung ke Batam namun tanpa disangka mendapatkan perlakuan sangat tidak mengenakkan dari para sopir Taxi Pangkalan Bandara Hang Nadim Batam.

KRONOLOGI

“Mereka kan baru pertama ke Batam tapi mendapatkan tindakan tidak menyenangkan dengan ditolak naik taksi online maupun taksi pangkalan.” kata Idone, kawan kedua wanita yg menjemput ke bandara yang juga sebagai salah satu Admin WAJAH BATAM.
Lebih lanjut Idone menjelaskan, kedua temannya itu awalnya pesan taxol (taxi online) hingga 2 kali namun semua menolak karena menjemput ke bandara Hang Nadim dianggap terlarang.
Setelah ditolak, mereka pesan tapang namun ditolak juga hingga 2 kali. ” karena bingung dengan perlakuan itu mereka telpon saya minta dijemput ” ujar Admin WAJAH BATAM itu.
Idone menjemput bersama Acro menggunakan mobil pinjam milik Presiden WB, Allan Suharsad. Sampai di bandara, kedua kawan Idone baru naik sudah langsung dihadang para sopir tapang bandara dan digiring ke Polsek Bandara. “Kami menolaklah, apa urusannya wong jemput kawan kok diganggu.” timbal Acro.
Acro menambahkan, “apa mereka mau disuruh jalan kaki ? naik taksi online gak boleh dan taksi pangkalan juga menolak. Mereka seperti sengaja memperlakukan orang begitu. Kacau ni Batam.” Ujarnya
“Teman saya itu kerja di Kejaksaan Pekanbaru loh. Mereka cuma liburan ke Batam, tapi mendapatkan perlakuan buruk dari para sopir Taksi bandara, “ tambah Idone.
Bandara itu pintu masuk keluar orang ke Batam, kalau kejadian seperti ini dibiarkan bisa merusak citra Batam di luar. Bahkan orang yang mau menjemput keluarga yang berkunjung ke Batam juga pasti jadi was-was dan tidak nyaman. “ini preseden buruk buat Batam,” imbuh nya
Ketika wajahbatam.id konfirmasi ke Allan Suharsad, beliau menyatakan akan mengkaji perihal ini secara hukum dan secepatnya akan melakukan rapat Admin dan Pengurus WB karena ini bersentuhan langsung dengan anggotanya dan mempertimbangkan keberadaan Batam sebagai daerah pariwisata, “bukan memperkeruh suasana, tapi melihat konsep BP Batam yang katanya ingin dongkrak kepariwisataan” ungkap Suharsad(wb212)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Advertisement
Click to comment

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending