Connect with us

Batam

Mobil Mewah Di Batam Rugikan Negara

Published

on

0 0
Read Time:3 Minute, 1 Second

Oleh : Ta’in Komari, SS.
Ketua Presidium Kelompok Diskusi Anti 86; dan Kontributor Wajah Batam

WAJAHBATAM.ID – 9/4/2019 | Masuknya mobil mewah di Batam yangt mendapatkan fasilitas bebas bea masuk, PPN dan PPnBM jelas-jelas merugikan negara. Sebab tanpa membayar semua ketentuan itu maka uang yang harusnya masuk ke kas negara tidak ada. Negara dirugikan secara langsung. Masyarakat umumnya dirugikan secara tidak langsung.

Mobil Mewah yang umumnya masuk dari Singapura itu terdiri dari berbagai jenis mulai Jeep Rubicon/Wrangler, Toyota Alfard/Velfire, Toyota Land Cruiser, Toyota Harrier, Lexus, Nissan Elegrand, Rover Ranger, Mercedes Benz, BMW, bahkan beberapa mobil sport mewah seperti Ferrari dan Lamborgini. Mobil sport Toyota GT 86 dianggap biasa mesti harganya bisa setengah harga Jakarta. Sementara mobil mewah di Batam itu harganya bisa hanya 1/3 harga di Jakarta.

Siapa sesungguhnya yang diuntungkan dengan fasilitas bebas bea masuk, PPN dan PPnBM ini? – jawabnya sudah pasti Importir mobil, dealer atau distributor dan orang yang punya duit. Negara dapat apa? Masyarakat Batam umumnya dapat apa? Bea masuk nilainya bisa 200 persen bahkan lebih dari nilai mobil mewah tersebut. PPN sebesar 10 persen dari nilai jual mobil. PPnBM bisa 20 persen harga beli mobil. Semua potensi itu loss, tak ada masuk ke kas negara.

Fasilitas FTZ mestinya berorientasi pada kepentingan umum masyarakat, bukan hanya untuk nikmati segelintir orang saja. Misalnya, FTZ mestinya bisa menekan harga sembako, harga property khususnya tempat tinggal rumah atau apartemen, transportasi umum, dan pakaian. 4 jenis kebutuhan dasar masyarakat umum ini yang mestinya ditekankan dalam penerapan konsep FTZ. Insentif pajak dan kemudahan administrasi investasi secara otomatis, bahkan tanpa fasilitas FTZ-pun mesti diberikan.

Tetapi mobil mewah, hanya sebagian kecil yang menikmati, kelompok elit yang memiliki kemampuan keuangan bagus, yang semestinya berlaku sebaliknya dikenakan pajak dan pungutan lebih besar agar dapat dilakukan pemerataan manfaat dari suatu kebijakan. Pembangunan berbagai infrastruktur seperti jalan, fasilitas umum, transportasi umum, kantor-kantor pelayanan public, – jelas memerlukan dana yang besar sehingga pemasukan/pendapatan dari sector otomotif ini sangat strategis.

Bahkan ada indikasi mobil mewah yang masuk ke Batam tersebut bukanlah mobil baru tapi mobil rekondisi dari Singapura. Misalnya, Toyota Land Cruiser produksi di bawah tahun 2016 – keberadaannya di Batam baru nampak banyak pada dua tahun terakhir, padahal mobil itu model produksi tahun 2015 atau 2014. Atau sebaliknya Lexus LX570 produk tahun 2016-2019 tapi menggunakan nomor polisi tahun 2014 atau 2015. Hal sama juga terjadi dengan model-model mobil mewah lainnya. Mungkin juga telah terjadi manipulasi data kendaraan diduga terjadi untuk memenuhi standar atau meringankan pajak yang harus dibayar? Misalnya mobil yang semestinya membayar pajak kendaraan bermotornya Rp. 15 jutaan pertahun, dimanipulasi data kendaraan sehingga bisa membayar hanya sekitar Rp. 5 jutaan atau lebih rendah lagi.

Keberadaan mobil mewah tersebut bahkan terindikasi tidak didaftarkan secara resmi di Samsat dan tidak membayar pajak kendaraan pada Dispenda Provinsi Kepri sebagaimana mestinya – alias mobil ‘bodong’. Namun pemilik atau pengguna dengan aman berlalu lalang menikmati jalanan Batam yang dibangun dari uang rakyat melalui pajak dan retribusi. Beberapa nomor polisi mobil mewah tidak ditemukan ketika coba dicek melalui sistem online. Sementara pemerintah daerah saat ini kesulitan menyelesaikan pembangunan infrastruktur karena kekurangan anggaran – bahkan beberapa pemerintah daerah mengalami defisit. Jadi keberadaan mobil mewah di Batam perlu dievaluasi secara lebih mendalam. Jika terjadi pelanggaran hukum maka harus diproses sebagaimana mestinya.

Siapa pemainnya…? Semoga penulis mendapatkan informasi daari berbagai pihak yang memahami persoalan impor mobil mewah CBU dan seputar perpajakan kendaraan bermotor. Keberadaannya yang jelas merugikan negara sangat perlu dievaluasi. Konsep FTZ mestinya bukan untuk kepentingan untuk dinikmati segelintir orang saja tapi untuk kepentingan umum masyarakat Batam bahkan kepentingan nasional, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan motor pergerakan ekonomi bangsa.

To be continue…!

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Advertisement
1 Comment

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Mobil Mewah Di Batam Rugikan Negara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending