Connect with us

Batam

PKBM Wajah Batam Membuka Pendaftaran Angkatan ke-III Tahun 2020

Published

on

0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

UU Nomor 20 Tahun 2003 pasal 1 butir 10 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan “Satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan”.

WAJAHBATAM.ID – Batam, 9/1/2020

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam beberapa tahun belakangan belum ditempatkan sebagaimana porsinya. Pendidikan nonformal ini dianggap hanya sebagai penambah penambah, atau pelengkap pendidikan formal sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-undang ini dibuat sudah 17 tahun lalu (2013).

Tanpa disadari PKBM saat telah mendapat tempat strategis seiring adanya kebijakan pemerintah yang akan melayani semua anak usia sekolah. Berdasarkan data terakhir bahwa ada lebih dari 5 juta anak putus sekolah yang berumur 7-21 tahun dan ini harus dipersiapkan sebagai generasi penerus bahkan sebagai pemimpin-pemimpin bangsa ini.

Menyikapi hal ini, Forum Sosial WAJAH BATAM (WB) dalam menampung kebutuhan masyarakat putus sekolah khususnya di Kota Batam akhirnya mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang bekerjasama dengan PKBM yang sudah terakreditasi dibawah pengawasan Dinas Pendidikan Kota Batam yang hingga kini telah berjalan selama 2 tahun (2018), dimana pada tahun ini (2020) PKBM WB sudah memasuki angkatan ke-III. Dalam dua angkatan pertama, PKBM WB sudah meluluskan 6 siswa (Paket C), dan pada angkatan ke-2 (2019) juga akan meluluskan sebanyak 27 siswa (Paket A,B dan C).

Pengelola PKBM WB, Rina Silfya, S.Pd mengatakan bahwa “Pendidikan Kesetaraan bukan lagi dianggap sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal, melainkan sebagai pilihan pendidikan masyarakat yang saat ini menjadi lembaga strategis menyalurkan anak-anak putus sekolah yang ingin mempunyai kesempatan masa depan gemilang”.  Lebih lanjut Rina mengatakan “Di PKBM itu yang tetap hanyalah ujian, baik ujian semester ataupun ujian nasional, sementara belajarnya lebih fleksibel dibandingkan sekolah”, ungkapnya.

Keberadaan PKBM makin kuat ketika diterbitkannya UU Nomor 20 Tahun 2003 pasal 1 butir 10 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan “Satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan”.

Rumpun pendidikan PKBM terdiri Kejar Paket A Setara SD/MI , Kejar Paket B Setara SMP/ MTS/N/S, Kejar Paket C Setara SMA/MA/N/S dan program lainnya sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

PKBM sebagai salah satu satuan pendidikan nonformal. Keberadaan PKBM dihadapan kita dengan harapan untuk memberikan pelayanan pendidikan nonformal sebagai penambah, pengganti dan pelengkap pendidikan formal bagi warga masyarakat yang membutuhkan pengetahuan, keterampilan kecakapan hidup, mengembangkan sikap dan kepribadian, mengembangkan diri untuk berusaha mandiri dan atau melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

Dalam menjalankan program pendidikan nonformal ini, PKBM WB kembali membuka pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2020-2021 untuk penyetaraan ijazah Paket A,B dan C yang pembukaan mulai dibuka untuk Gelombang I (Januari-Maret), Gelombang II (April-Juni) dan Gelombang III (Juli-September).

Syarat Pendaftaran Tahun Ujian 2021.

  1. Foto Copy Ijazah Terakhir 2 lbr
  2. Foto Copy KTP 2 Lbr
  3. Foto Copy Kartu Keluarga 2 Lbr
  4. Akte Lahir 2 Lbr
  5. Pas Photo 2×3, 3×4, 4×6 masing masing 4 lembar (kemeja putih dan latar belakang merah)

*Belajar 4x seminggu minimal 1x sebulan bagi yang kerja dan wajib ikut ujian.

Calon siswa yang ingin mendaftarkan dirinya dapat mendaftar langsung ke Yayasan Pendidikan Bhakti Pertiwi, Taman Anugerah Ideal, Blok C4 Nomor 1 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota. Atau dapat melalui WhatsApp nomor 08117711223. (pukul 07.00 – 14.00 WIB) setiap hari kerja.

(Redaksi)

 

Kunjungi: www.facebook.com/groups/wajahbatam

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending