Connect with us

Batam

Aksi Nahas: Motor Curian Hilang Saat Lakukan Aksi Pencurian

Published

on

0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

WAJAH BATAM.ID – 27/02 | Kejadian menarik disaat persidangan dimana pencurian yang dilakukan Milo alias Koko dimana kehilangan motor digunakannya saat melakukan aksinya pencurian.

Sidang ini dipimpin Oleh Hakim Memimpin Sidang, Jasael Manulang di dampingi oleh Hakim anggota Elfrida Yanti dan Muhammad Candra.
Hakim Jasael mempertanyakan terkait dengan barang bukti yang ditampilkan ada motor besar kepada terdakwa, rupanya motor yang dijadikan barang bukti merupakan. Moto Honda Vario yang digunakan terdakwa melakukan pencurian.

Ya pak majelis hakim, itu motor yang saya gunakan saat pencurian di yayasan tersebut. Tetapi pada saat keluar membawa barang-barang yang mereka curi malah hilang motornya,” Tuturnya Selasa25-02

Jadi majelis hakim mempertanyakan juga mobil sedan bewarna hijau yang gunakan untuk apa ujarnya.

Terdakwa tersebut menjelaskan, mobil sedan tersebut dipinjam dari Yohanis Rikardo dikarenakan saat melakukan pencurian motor besar berwarna merah yang digunakan saat maling hilang. Jadi terdakwa meminjam mobil sedan tersebut ke saudaranya untuk memaling.

“Itu namanya pencuri malah kecurian,” ujar Jasael.

Adapun pencurian yang dilakukan terdakwa disebuah ruko yang merupakan
Yayasan Denniscu Autism di Ruko Taman Duta Mas Blok B No. 12 Kec. Batam Kota – Kota Batam.
Untuk diketahui pada hari Minggu tanggal 24 November 2019 sekira pukul 10.00 WIB dan pada hari Minggu tanggal 24 November 2019 sekitar pukul 21.00 WIB atau setidak-tidaknya dalam bulan November tahun 2019 bertempat di Ruko Taman Duta Mas Blok B No. 12 Kec. Batam Kota – Kota Batam Milo alias Koko melakukan aksi pencuriannya.

Didalam sidang mereka mendatangkan saksi saksi AGUS TRIYANA pemilik yayasan dan karyawannya Eka Setiawati.
Adapun yang dicurinya 1 unit camera Canon dan alat mesin press, 1 buah Music Player merk LG, 1 buah DVD merk Samsung dan 1 unit TV Merk Sharp ukuran 42 Inch.

Bahwa akibat perbuatan terdakwa, Yayasan Denniscu Autism Center mengalami kerugian sebesar + Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah).Pembacaan untuk Tuntutan 1 Minggu kedepan di lanjutkan,

sumber/foto: wartakepri.co.id (Vero Adiya)

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Advertisement
Click to comment

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending