Connect with us

Batam

BP Batam Berikan Santunan ke Mesjid dan Panti Asuhan

Published

on

0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

WB-BP96 | Badan Pengusahaan Batam melalui Badan Koordiansi Dakwah Islam (BKDI) memberikan santunan kepada anak yatim di Panti Asuhan Nujumul Huda, Tanjung Riau, pada Senin (4/5) sore.

Selain santunan berupa uang tunai, bantuan yang diberikan juga berupa bingkisan untuk berbuka puasa, yang diserahkan langsung oleh panitia kegiatan Ramadhan 1441 H/2020 M BKDI BP Batam.

Supriadi Ekaputra, pengurus Panti Asuhan Nujumul Huda mengatakan, harapannya terhadap kegiatan ini sangat membantu. “Kami bersyukur karena kegiataan ini sangat membantu kami, saat ini kurang lebih ada 50 anak yatim piatu dan kaum duafa yang ada di sini. Tempat tinggal kami juga sudah pindah ke rumah yang lebih kecil, karena bangunannya ada yang roboh takut tertimpa anak anak,” katanya.

Kami juga berharap pemerintah bisa terus membantu kami membangun renovasi bangunan kami, agar anak-anak bisa tinggal di sini lagi,” tambahnya.

Sebelumnya di tempat yang berbeda, BKDI BP Batam juga telah menyerahkan bingkisan Ramadhan ke Mesjid Kantor Pelabuhan Laut, yang diserahkan oleh Direktur Badan Usaha Pelabuhan Batam, Nelson Idris, dan diterima langsung oleh Imam Masjid Kanpel, Abdul Hadi dan Marbot Masjid Kanpel Muhammad Salim.

Nelson mengatakan, semoga kegiatan berbagi ini tidak hanya berhenti di tahun ini saja, tapi berlanjut di tahun-tahun selanjutnya dengan dukungan seluruh pegawai BP Batam.

“Alhamdulillah pada hari ini, kami membantu menyalurkan bingkisan Ramadhan yang dihimpun oleh Badan Koordinasi Dakwah Islam BP Batam kepada Imam dan Marbot di Masjid Badan Usaha Pelabuhan Batam. Kami ucapkan terima kasih kepada para donator, tentu ini adalah bentuk rasa syukur dari pegawai BP Batam yang berkenan menyisihkan sebagian rezekinya berbagi dengan saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan. Bagi kami yang bekerja di unit Badan Usaha Pelabuhan, pemberian bingkisan ini juga sebagai tanda silaturahmi dari seluruh pegawai BP Batam kepada imam dan marbot masjid atas perannya memakmurkan masjid Badan Usaha Pelabuhan,” katanya.

Ada beberapa program dari BKDI BP Batam yang akan terus berlanjut hingga menjelang akhir Bulan Suci Ramadhan , antara lain tausiyah online setelah sholat dzuhur, penyerahan bingkisan Ramadhan ke sejumlah Masjid, serta bakti sosial ke beberapa panti asuhan, sehingga kegiatan ini akan membentuk jalinan kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi, serta kepedulian secara langsung untuk masyarakat.

Batam, 4 Mei 2020

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol
Badan Pengusahaan Batam,
Dendi Gustinandar

Email: humas@bpbatam.go.id
Twitter: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: bpbatam
Youtube: BP Batam

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %

Batam

Siswa/i SMKN 004 Batam Kunjungi Kantor IPAL Batam Centre

Published

on

By

0 0
Read Time:29 Second

WAJAHBATAM.CO.IDFaslingbpbatam – Siswa/i SMKN 004 Batam melakukan kunjungan edukasi tentang pengelolaan Limbah Domestik di Kantor IPAL Batam Centre, Selasa (24/05/2022).

Kehadiran para Siswa/i ini dalam rangka mempelajari proses pengolahan Limbah Domestik, dan Siswa/i juga diberikan edukasi tentang pentingnya mencegah pencemaran Limbah Domestik di lingkungan sekitar agar lingkungan dimasa depan tetap terjaga dengan baik dan sehat.

Dalam kunjungan ini, para siswa disambut dan dilayani dengan ramah oleh para staff kantor IPAL, terlihat staff yang hadir dan memberi arahan diantaranya Jono, David dan Leo.

#bpbatam
#bpbatamsiapmelayani#ipalbatam#WWTP#smkbisa#smkbisasmkhebat#batam#indonesia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

Pembangunan IPAL BP Batam Atasi Air Tanah Bersih Dari Limbah Air Tinja

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Wajahbatam.id | Batam – Pembangunan Instalasi Pengolagan Air Limbah Domestik (IPAL) oleh BP Batam yang saat ini sudah rampung di 2 wilayah Bengkong dan Batam Centre bertujuan untuk menyelamatkan generasi Kota Batam dari pencemaran lingkungan khususnya air tanah yang sangat dibutuhkan untuk sumber kehidupan berkelanjutan.

Air limbah cair yang berasal dari hasil pembuangan manusia (tinja) merupakan limbah yang dapat dianggap berbahaya untuk kelestarian sumber air yang akan dimanfaatkan manusia dan hewan sebagai kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup jangka panjang.

Air yang tercemar tinja manusia bisa memicu 2 jenis penyakit, yakni water borne disease yang dipicu oleh air yang diminum seperti diare, kolera dan disentri. Sedangkan water washed disease yang dipicu oleh air untuk mandi dan mencuci pakaian , seperti terjadinya infeksi kulit.

Dampak air limbah tinja terhadap kehidupan biota dan tumbuhan juga sangat berpengaruh karena memiliki kandungan zat pencemar pada limbah tinja yang dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air yang mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya, dannl lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan kematian karena adanya zat beracun dalam dapat tinja sebagai penyebab kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Hal itu dapat mengakibatkan matinya bakteri, sehingga proses penjernihan air secara alamiah jadi terhambat.

“Dalam mengantisipasi hal tersebut, BP Batam telah berusaha semaksimalnya melakukan antisipasi untuk jangka panjang, hingga saat ini telah berhasil membangun 2 Instalasi Pengolahan Air Limbah dari 7 instalasi yang direncanakan untuk seluruh Kota Batam”, demikian keterangan Iyus Rusmana yang disampaikan kepada Wajah Batam saat dijumpai di seputaran Batam Centre. (Kamis 11/5/2022)

Selanjutnya: Dampak Limbah Tinja Pada Manusia

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Batam

TPA Pembuangan Limbah Cair BP Batam Telah Beroperasi

Published

on

By

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

wajahbatam.id | Batam – Saat ini, instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPAL) di Batam telah dibangun di 2 lokasi Batam yaitu di daerah Bengkong Sadai dan Batam Centre sudah siap menampung limbah pembuangan. Sejak dibangun pertama kali tahun 2019 lalu, volume tinja yang telah masuk di dua wilayah sekitar 20.000 kubik per hari.

Pembangunan IPAL yang dibangun oleh BP Batam selain untuk mengolah tinja dan limbah cair yang timbul secara alami dari kegiatan alam dan proses kehidupan manusia, juga berfungsi untuk mengendalikan air hujan.

Call Center 0811 7700 036

Tempat pembuangan tinja dibangun untuk upaya melindungi kesehatan lingkungan telah memenuhi sanitasi dasar bagi setiap keluarga. Pembuangan kotoran yang baik harus dibuang ke tempat penampungan kotoran. Bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran itu tersimpan dalam satu tempat tertentu dan tidak menjadi sarang penyakit seperti penyakit saluran pencernaan (enteric) dan kontaminasi zat racun, penyakit infeksi dari virus seperti hepatitis infektiosa, dan penyakit infeksi cacing seperti schitosomiasis, ascariasis, dan ankilostosomiasis.

Pembuangan tinja manusia yang tidak dikelola secara baik akan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan dimana air limbah tinja dapat merusak lingkungan dan kesehatan bagi manusia. Air limbah tinja yang di buang ke dalam lingkungan (tanah dan badan air)secara tidak benar dapat menimbulkan masalah vektor. Lingkungan seperti selokan dilingkungan perumahan masyarakat akan menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk, lalat, tikus dan binatang-binatang menjijikkan lainnya seperti kecoa, karena tempat-tempat tersebut merupakan tempat untuk mendapatkan sumber makanan.

Baca selanjutnya

 

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
Continue Reading

Trending